Galaksi di Alam Semesta
Galaksi adalah sebuah sistem masif yang terikat gaya
gravitasi yang terdiri atas
bintang (dengan segala bentuk manifestasinya, antara lain
bintang neutron dan
lubang hitam),
gas dan
debu medium antarbintang, dan
materi gelap–komponen yang penting namun belum begitu dimengerti. Kata galaksi berasal dari bahasa
Yunani galaxias, yang berarti "seperti susu," yang merujuk pada galaksi
Bima Sakti (
bahasa Inggris:
Milky Way [jalan susu]).
Berikut ini merupakan galaksi-galaksi yang ada di alam semesta
Galaksi Bimasakti
Bima Sakti (dalam
bahasa Inggris Milky Way, yang berasal dari
bahasa Latin Via Lactea, diambil lagi dari
bahasa Yunani Galaxias yang berarti "susu") adalah
galaksi spiral yang besar termasuk dalam
tipe Hubble SBbc dengan total masa sekitar
massa matahari, yang memiliki 200-400 miliar bintang dengan diameter 100.000
tahun cahaya dan ketebalan 1000 tahun cahaya.Jarak antara
matahari dan pusat galaksi diperkirakan 27.700 tahun cahaya. Di dalam galaksi bimasakti terdapat sistem
Tata Surya, yang didalamnya terdapat
planet Bumi tempat kita tinggal. Diduga di pusat galaksi bersemayam
lubang hitam supermasif (
black hole).
Sagitarius A
dianggap sebagai lokasi lubang hitam supermasif ini. Tata surya kita
memerlukan waktu 225–250 juta tahun untuk menyelesaikan satu orbit, jadi
telah 20–25 kali mengitari pusat galaksi dari sejak saat terbentuknya.
Kecepatan orbit tata surya adalah 217 km/d.
Galaksi Andromeda
Galaksi Andromeda dengan nama lain
Messier 31,
M31, atau
NGC 224 adalah sebuah
galaksi spiral berjarak kira-kira 780
kiloparsec (2.5 juta
tahun cahaya; 2.4 x 101
9 km) dari bumi. Galaksi ini merupakan salah satu
galaksi di luar galaksi
Bima Sakti yang dapat dilihat dengan mata telanjang, asalkan dilihat pada malam yang cerah, tanpa
bulan dan tanpa polusi
cahaya. Strukturnya mirip dengan galaksi Bima Sakti yaitu berbentuk
spiral. Jaraknya sekitar 2,5 juta
tahun cahaya. Letaknya di langit adalah di belahan langit
utara, sekitar 41 derajat di sebelah utara khatulistiwa langit, baik diamati sekitar bulan
September,
Oktober,
November. Dengan mata telanjang, galaksi ini nampak seperti
kabut tipis kecil di langit utara, tapi jika diamati dengan
teropong
yang dapat menampakkan bintang-bintang redup di tepian galaksi
Andromeda, ternyata ukuran Andromeda bisa lebih dari 7 kali diameter
sudut bulan. Galaksi ini berisi sekitar 1 triliun
bintang, dan bergerak mendekati Bima Sakti dengan kecepatan sekitar 300 km/detik.
Galaksi Mata Hitam
Galaksi Mata Hitam (juga disebut
Messier 64,
M64, atau
NGC 4826) ditemukan oleh
Edward Pigott pada
23 Maret 1779, dan secara independen oleh
Johann Elert Bode pada tanggal
4 April tahun yang sama, serta oleh
Charles Messier pada tahun
1780.
Galaksi ini memiliki sebuah jalur gelap menyerap debu spektakuler di
depan inti cerah galaksi, sehingga menimbulkan julukan "Mata Hitam" atau
"Mata Setan". M64 terkenal di kalangan
astronom amatir karena penampilannya di
teleskop kecil. Ini adalah
galaksi spiral di
rasi bintang Coma Berenices.
Sumber : id.wikipedia.org
No related post available
Tidak ada komentar:
Posting Komentar